Rabu, 28 Desember 2011 - 16:45:08 WIB
Eksportir Tuna Ke Manca Negara
Kategori: Perikanan - Dibaca: 31 kali

Perekonomian dan pembangunan daerah tergantung pada eksplorasi sumber daya alam perairan dan sumber daya alam yang ada. Pemerintah Sumatera Barat yang akan datang, harus berkonsentrasi penuh dalam kegiatan mengeksploitasi sumber daya alam diperairan sebagai perioritas utama dan berimbas kepada sumber daya alam yang ada didaratan. Kegiatan ini dapat dilaksanakan jika sumber daya alam digarap dengan kemampuan sumber daya manusia yang tersedia. Sumber daya perikanan di Sumatera Barat dapat dieksplorasi secara merata dengan tingkat penangkapan ikan yang lebih besar daripada yang diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal terutama memenuhi pasar lokal dan mengekspor hasil tangkapan ikan ke mancanegara dengan harga jual yang bersaing.

Perikanan tuna nasional serta industri yang berskala kecil harus selalu mampu bersaing dan mengikuti permintaan pasar jika jumlah armada diperbanyak. Bisnis perikanan tuna di Indonesia masih memanfaatkan potensi hanya diperairan territorial Indonesia. Padahal perairan ZEEI sangat menjanjikan. Beberapa masyarakat daerah tidak memamfaatkan potensi ini karena kurangnya fasilitas untuk industri pengolahan ikan tuna. Sebagai contoh, tuna segar saat ini hanya diandalkan di daerah Jakarta dan Denpasar, Bali, karena ketersediaan bandara dan pesawat transportasi langsung ke negara tujuan ekspor dari kota tersebut. Sedangkan armada penangkapan ikan tuna di Cilacap juga masih menggunakan Jakarta serta Bali untuk ekspor produk mereka ke Jepang dan negara-negara lain, karena daerah tersebut tidak memiliki infrastruktur yang memadai. Penerbangan langsung dari bandara di Indonesia ke negara-negara asing sangat diperlukan karena produk tuna harus dikirim cepat kepada konsumen di negara tujuan yang memerlukan tuna segar. Sebenarnya daerah Sumatera Barat sudah bisa memamfaatkan fasilitas yang ada, yakni pelabuhan perikanan yang berskala samudera di Bungus, Padang dengan jarak tempuh ke Bandara International Minangkabau lebih kurang 30 km dan kesiapan saranan penyimpanan, cargo ikan di bandara tersebut. Hanya tinggal pesawat cargo yang membawa ikan ke negara tujuan pasar. Ini salah salah satu tugas pemerintah Sumatera Barat di masa yang akan datang.

 

- Yefri Wangsa for Gubernur Sumatera Barat 2015 - 2020 -



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)