Jumat, 18 November 2011 - 18:48:29 WIBPETUALANGAN KANDIDAT GUBERNUR SUMATERA BARAT (2010-2015)
Kategori: Perikanan - Dibaca: 55 kali

PRESIDEN DIREKTUR PT.MARINE SUPPORT INDONESIA RESMI TERDAFTAR SEBAGAI KANDIDAT GUBERNUR PROVINSI SUMATERA BARAT DARI PARTAI DEMOKRAT (09-11-09), MENGANGKAT SEKTOR PERIKANAN DAN KELAUTAN, PARIWISATA SEBAGAI SEKTOR UNGGULAN YANG BERSINERGI KE SEMUA SEKTOR DI SUMATERA BARAT
Yefri Wangsa lahir di Padang senin 22 Februari 1968 berbintang pisces dengan lambang ikan. Lahir di rumah sakit berada di pinggir pantai tepatnya Pasar Laban Nagari Bungus. Konon disaat lahir terdengar hempasan ombak di pantai seiring dengan tagisan bayi yang lahir. Pada masa kanak-kanak kehidupannya tidak luput dari pantai dan laut. Suatu hari hilang dari rumah orang tuanya, tau-taunya mandi di laut, begitulah laut sudah melekat dari sononya.
Debutnya dimulai dari sekolah di SUPM Negeri Pariaman setelah menamatkan SMP Negeri 19 Padang. Di SUPM Pariaman, teman-temannya memanggil dia Bupati Bungus, karena kegemarannya bercerita tentang Bungus dan sering menasehati teman untuk memandang sebuah lautan dengan penuh harapan. Beliau sering diusir dari kelas oleh guru karena kevokalannya dan idealis mengatakan tidak benar kalau guru yang sedang mengajar tentang sejarah Undang-Undang Dasar 1945. Saat itu, guru mengatakan UUD 45 itu adalah sakral dan tidak bisa dirubah, beliau tidak percaya karena buatan manusia kecuali konsep dari ALLAH. Kenyataannya sekarang UUD 45 diamandemen.
Setelah tamat dari SUPM Pariaman Yefri Wangsa memutuskan untuk bekerja di perusahaan asing, guna mengetahui lebih dalam tentang perikanan modern. Jadilah dia seorang petualang yang telah mengarungi hampir seluruh dunia dalam rangka bekerja pada kapal penangkapan Taiwan, Jepang. Ujung dari petualangannya beliau mendirikan perusahaan PT. MULTI SEAMAN INDONESIA tahun 2001 dan mendirikan PT. MARINE SUPPORT INDONESIA maret 2009 di Bogor. Sehingga dari tahun 2001 sampai sekarang telah bekerja sama dengan perusahaan perikanan dan kelautan negara Taiwan, Jepang, Korea, dan beberapa negara lainnya. Cita-cita beliau akan merangkul mitra kerjanya untuk berinvestasi di Provinsi Sumatera Barat.
Seiring dengan waktu sosok Yefri Wangsa yang identik dengan dunia kelautan dan perikanan sudah menapak langkah demi langkah untuk mewujudkan cita-citanya guna membangun Sumatera Barat yang dimulai dari pembangunan periakanan dan kelautan dengan dukungan dari sahabatnya yang selama ini sudah bekerja sama melalui perusahaan yang beliau pimpin. Debutnya luar biasa pasca pendafarannya sebagai balon Gubernur Sumatera Barat melalui partai Demokrat. Karena partai ini sangat mendukung cita-cita Yefri Wangsa di dunia kelautan dan perikanan.
Simak penjelasan Gamawan Fauzi tentang perikanan Sumbar Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengatakan hal itu kemarin di Padang. Ia menambahkan, selama ini arus perdagangan ikan tuna di wilayah Asia Tenggara berasal dari Denpasar, Muara Baru, Bungus, Phuket (Thailand), dan General Santos (Filipina). Di Indonesia, potensi ikan tuna di Muara Baru dan Denpasar mulai menipis. Potensi yang masih besar terdapat di Bungus, Kota Padang. Potensi ikan tuna Sumbar yang relatif sangat
besar tersebut belum banyak digarap investor. Karena itu, ke depan Bungus akan menjadi pusat ikan tuna nasional. Kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla diharapkan bisa memicu masuknya para (calon) investor, khususnya di bidang perikanan ini, katanya.
KEBIJAKAN PRESIDEN
Dalam pidato Presiden pada Hari Nusantara 18 Desember 2006, mengumumkan bahwa Propinsi Sumatera Barat sebagai Sentra Tuna's Landing di Indonesia Bagian Barat. Dari Keputusan Presiden No.28/2008 ulang Kebijakan Industri Nasional, menyatakan bahwa Industri Tuna adalah industri pengembangan utama di Sumatera Barat. Keputusan Gubernur No.523.5/608.DKP.5/2009 tanggal 1 Maret 2009 pembentukan Satuan Tugas untuk Pembangunan Tuna's Centre untuk Bagian Barat Indonesia. Perjanjian pada Pertemuan IMT-GT di Phuket 2008 yang ditugaskan Sumatera Barat sebagai daerah tujuan investasi untuk menangkap ikan tuna dan industri.
Beberapa mitra kerja Yefri Wangsa di luar negeri menyatakan:
1. Mrs. LINA LO (TAIWAN)
22 November (20:56) Bila perlu waktu kampanye, saya usahakan ke Padang membantu Pak Yefri untuk mendapat dukungan lebih banyak. Jangan segan untuk meminta bantuan dari saya asalkan saya sanggup.
22 November (22:37) Malam ini saya bahas dengan agen terbesar di Kaohsiung,dia sangat berminat sebagai perwakilan kapal ikan tuna dan kapal bobot 100 ton di Sumbar. Nanti setelah kapal cumi semua berangkat ke Argentina, sekitar bulan Januari, saya akan bawa dia dan mungkin juga ada owner akan ikut. Don't worry, saya selalu berusaha, tapi harus lihat situasi yang cocok untuk mengutarakan masalah ini, juga tidak boleh sembarangan cari owner kecil, harus perusahaan yang kapalnya banyak dan benar-benar berminat.
2. Mr. No Jae Boong (KOREA)
22 November (17:00) Pertemuan di kantor PT.MARINE SUPPORT INDONESIA Bogor Mr. No Joe Boong tertarik dengan potensi Sumatera Barat, bukan saja di sektor perikanan dan kelautan melainkan disektor lain. Dia seorang presiden direktur perusahaan Korea yang ada di Indonesia menyatakan siap menjadikan kota kembar antara Padang dan Busan-Korea (sister city) dan berinvestasi di Sumatera Barat jika pak Yefri Wangsa terpilih menjadi Gubernur Sumatera Barat.
3. Prof. Toruwatabe (JEPANG)
20 November (14.00) Pertemuan di kantor perwakilannya di Jakarta. Prof. Toruwatabe sebelumnya telah melirik provinsi Yogyakarta dan Jawa Barat untuk berinvestasi di sektor perikanan dan kelautan, tetapi kedua provinsi ini tidak memenuhi standart pelabuhan perikanan. Maka pelabuhan perikanan Samudera Bungus kota Padang adalah yang paling cocok untuk basis perikanan Sumatera Barat, selain sektor perikanan dan kelautan akan berinvestasi di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, pertambangan, perindustrian, dan infrastruktur di Provinsi Sumatera Barat. Langkah awal yang akan dia lakukan bersama Yefri Wangsa adalah melatih putra/putri Sumatera Barat ke Jepang sebelum bekerja di suatu sektor di Sumatera barat. Dia mendukung sepenuhnya bapak Yefri Wangsa supaya terpiilh sebagai Gubernur Sumatera Barat, agar semua rencananya dapat terealisasi.

- Potensi Lautan Indonesia
- KEKAYAAN ALAM LAUT SUMATERA BARAT YANG TERLUPAKAN
- VIETNAM PEMASOK TUNA SEGAR TERATAS DI ASIA TENGGARA
- POTENSI PENGEMBANGAN KOMODITI IKAN TANGKAP DAN PENGOLAHANNYA
- Pandangan Umum Eksplorasi Perikanan
Isi Komentar :



