Jumat, 18 November 2011 - 18:18:51 WIBIndurstri Pendukung Penangkapan Tuna Sumatera Barat
Kategori: Industri Perikanan - Dibaca: 47 kali
Peluang Kontribusi sektor perikanan itu belum signifikan untuk Pembangunan Perikanan Nasional
membandingkan dengan potensi perikanan yang sangat besar di Bagian Barat Samudera Hindia. Posisi strategis dan dukungan infrastruktur yang memadai Sumatera Barat sebagai dasar pendaratan tuna dan kegiatan ekspor dari Samudera Hindia.
Kebijakan Presiden Dalam pidato Presiden pada Hari Nusantara 18 Desember 2006, mengumumkan bahwa Propinsi Sumatera Barat sebagai Sentra Tuna's Landing di Indonesia Bagian Barat. Dari Keputusan Presiden No.28/2008 ulang Kebijakan Industri Nasional, menyatakan bahwa Industri Tuna adalah industri pengembangan utama di Sumatera Barat. Keputusan Gubernur No.523.5/608.DKP.5/2009 tanggal 1 Maret 2009 pembentukan Satuan Tugas untuk Pembangunan Tuna's Centre untuk Bagian Barat Indonesia. Perjanjian pada Pertemuan IMT-GT di Phuket 2008 yang ditugaskan Sumatera Barat sebagai daerah tujuan investasi untuk menangkap ikan tuna dan industri.
Kebijakan Presiden Dalam pidato Presiden pada Hari Nusantara 18 Desember 2006, mengumumkan bahwa Propinsi Sumatera Barat sebagai Sentra Tuna's Landing di Indonesia Bagian Barat. Dari Keputusan Presiden No.28/2008 ulang Kebijakan Industri Nasional, menyatakan bahwa Industri Tuna adalah industri pengembangan utama di Sumatera Barat. Keputusan Gubernur No.523.5/608.DKP.5/2009 tanggal 1 Maret 2009 pembentukan Satuan Tugas untuk Pembangunan Tuna's Centre untuk Bagian Barat Indonesia. Perjanjian pada Pertemuan IMT-GT di Phuket 2008 yang ditugaskan Sumatera Barat sebagai daerah tujuan investasi untuk menangkap ikan tuna dan industri.
SASARAN DAN TUJUAN
Sasaran
Sasaran
Untuk mendukung investor lokal dan asing untuk melakukan pendaratan, pengolahan dan ekspor tuna dari Sumatera Barat untuk Meningkatkan pemanfaatan potensi perikanan tuna Sumatera Barat untuk pengembangan ekonomi nasional dan lokal.
Tujuan
Suara membangun skema kerjasama antar pemerintah dan juga sektor swasta untuk pendaratan, pengolahan, dan mengekspor produk perikanan tuna dari Sumatera Barat.

- PERUBAHAN IKLIM DAN PEMAHAMAN TRADISIONAL PADA BEHAVIOR IKAN DI LAUT SEBABKAN KAPAL TONDA DI SUMBAR
- INDUSTRIAL REFRIGERATION/MESIN PENDINGIN
- PENGADAAN SISTEM PENDINGIN UNTUK SELURUH HASIL PRODUKSI PERIKANAN, PERKEBUNAN, PERTANIAN, HOME INDUS
- SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) YANG TIDAK TERAKOMODASI i
- RENCANA DAERAH BASIS KELAUTAN DAN PERIKANAN
Isi Komentar :



