Jumat, 04 November 2011 - 16:45:59 WIBPENGADAAN SISTEM PENDINGIN UNTUK HASIL PRODUKSI PERIKANAN, PERTANIAN, PERKEBUNAN, PETERNAKAN DAN KER
Kategori: Industri Perikanan - Dibaca: 77 kali

Dalamprogram pembangunan Sumatera Barat di semua sektor yang bisa memproduksi seperti perikanan, perkebunan, pertanian, peternakan dan bermacam industri makanan, saya mengusulkan pembangunan jaringan pemasaran yang luas baik domestik maupun mancanegara dengan mengandalkansistem pendinginan yang modern. Dengan system tersebut semua hasil produksi yang berasal dari semua sektor akan tersimpan dengan baik dan tidak membusuk sampai masa pemasaran.
Apa yang dapat diatasi dengan membangun sistem tersebut? Selama ini masyaraakat Sumatera Barat tidak nyaman dalam berproduksi. Harga pasar yang tidak stabil disebabkanketersediaan barang terhadap permintaan pasar yang selalu berubah menyebabkan harga tidak menentu. Begitu pula dengan masa panen atau pemotongan hasil ternak, banyak yang harus menunda disebabkan nilai ekonomis yang turun karena harga pasar sedang tidak bagus. Sebagai contoh di daerah Payakumbuh yang terkenal dengan peternakan sapi potong.Pada masa sapi seharusnya sudah mencapai usia layak untuk dipotong, peternak tidak melakukannya karena harga daging pada saat itu murah dikarenakan permintaan pasar sedikit. Hal ini dapat berakibat kepada mutu daging sapi (penundaan menyebabkan daging menjadi tua). Jika para peternak sapi potong menggunakan teknologi pendingin, maka sapi dapat dipotong pada masanya,kemudian dapat disimpan ke mesin pendingin. Kemudian dipasarkan pada saat harga daging sapi potong stabil atau permintaan meningkat. Sama halnya dengan produksi lainnya.Pengadaandan pengenalan sistem pendingin kepada masyarat adalah tugas pemerintahSumatera Barat priode yang akan datang. Saya optimis hal ini dapat terlaksana, karena almamater SUPM N Pariaman Sumatera Barat banyak yang ahli tentang teknologi sistem pendingin dan bisa diandalkan di samping ahli di bidang penangkapan ikan. Almamater SUPM N Pariaman tidak hanya sekedar menguasai teori tetapi mereka juga aplikatif dan dapat merakit teknologi tersebut dari bermacam bentuk dan ukuran. Sehingga sistem pendingin tersebut tidak hanya digunakan pada produksi sapi potong, tetapi pada hasil produksi pertanian, perkebunan, kehutanan dan beranekaragam jenis produksi makanan yang berasal dari masyarakat Sumatera Barat.
Jika sosialiasi pengunaan sistem pendinginan kepada masyarakat dapat dipahami, dan dibangun untuk seluruh keperluan produksi, maka daerah Sumatera Barat di masa yang akan datang tidak hanya menjadi pusat perikanan di kawasan Sumatera tetapi juga merupakan daerah yang sangat produktif dari berbagai sektor.
Peningkatan hasil produksi di seluruh sektor akan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di samping membuka lapangan pekerjaan yang sangat luas. Dapat diprediksi putra Sumatera Barat tidak lagi seluruhnyamerantau ke daerah lain untuk mencari kehidupan, tetapi dapat berdaya guna untuk membangun daerah sendiri. Ini merupakan harapan besar saya terhadap masyarakat dan daerah Sumatera Barat yang saya banggakan dan cintai.
__Yefri Wangsa for Gubernur SUMBAR 2015 - 2020 __

- Pariwisata Sumbar Sumbang Rp 7,3 T
- Pariwisata Sumbar Sumbang Rp 7,3 T
- Pariwisata Sumbar Terpukul Karena Gempa
Isi Komentar :



